Buka-Tutup Jalan di Kota Bandung Bakal Dievaluasi

  • Whatsapp
TIM gabungan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung bersama Kodim 0618/BS dan Polrestabes Bandung menyisir sejumlah ruas jalan yang biasa dimanfaatkan warga untuk berkumpul. Di antaranya, Jalan Asia-afrika, Braga, Ir. H. Juanda dan Jalan Dipatiukur, Rabu (16 September 2020) malam./humas bandung

HALOBDG.com – Pemkot Bandung akan mengevaluasi kebijakan buka-tutup sejumlah ruas jalan di Kota Bandung di masa pandemi covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Evaluasi tersebut dilakukan karena banyak keluhan dari masyarakat terutama pelaku usaha di sepanjang jalan yang ditutup.

Bacaan Lainnya

“Evaluasi bloking jalan, banyak keluhan masyarakat terutama pelaku usaha,” ujar Ketua Gugus Tugas Harian Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, Rabu (11/11/2020).

Ema menerangkan, Kepala Dinas Perhubungan dan Kasatlantas Polrestabes Bandung akan melakukan rapat membahas evaluasi tersebut.

Menurut Ema, buka-tutup jalan efektif dalam meminimalisasi potensi kerumunan, namun pihaknya melihat sektor ekonomi.

“Kalau efektif jelas. Tetapi lihat perspektif ekonomi. Di BIP, banyak tenant memutus kontrak (akibat buka tutup jalan),” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengungkapkan, pihaknya menerima masukan dari masyarakat dan pengusaha sehingga pada jalan yang ditutup bisa dilalui kendaraan atau dibuka sesuai kebutuhan. Menurutnya, buka-tutup dilakukan secara fleksibel.

“Jalan dibuka saat penutupan karena kemarin ada masukkan dari masyarakat dan pengusaha,” ucapnya.

Menurut Oded, kebijakan tersebut dilakukan secara dinamis dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Ia pun mengutarakan, pihaknya tidak ingin membuat kebijakan yang terlalu kaku dan bisa lebih dinamis. Menurutnya, tujuan yang terpenting saat ini adalah penyebaran virus corona dapat terkendali.

Lebih lanjut Oded menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kebijakan AKB untuk memastikan apakah akan menambah sektor yang direlaksasi atau jam operasional usaha yang sudah direlaksasi.

“Seharusnya evaluasi dilakukan pekan kemarin namun tertunda,” tandasnya.

 

Pos terkait