News  

Pelanggar Protokol Kesehatan, Bakal Disanksi Unggah Foto di Instagram

Seorang pelanggar AKB yang diperketat mengenakan rompi bertuliskan " saya pelanggar AKB"/dok.humas bandung

HALOBDG.com – Pelanggar protokol kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung akan dikenakan denda administrasi hingga upload foto di Instagram.

Kepala Seksi Edukasi dan Pencegahan Satpol PP Kota Bandung, Das’an Fathoni berharap, pemberian sanksi kepada pelanggar bisa meningkatkan kesadaran masayrakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Bukan semata-mata mau menghukum orang, tapi menumbuhkan kesadaran dari dalam diri masyarakat. Kalau keluar rumah sudah otomatis menggunakan masker,” ungkap Das’an seperti dikutip dari laman Humas Bandung, Kamis 10 Desember 2020.

Pada operasi AKB yang diperketat pasca penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional, Satpo PP Kota Bandung menindak 104 pelanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Kota Bandung Berlakukan Buka Tutup Jalan, Berikut Jadwalnya

Para pelanggar tersebut terjaring di tiga kawasan, yaitu di Terminal Leuwipanjang Kecamatan Bojongloa Kidul, Pasar Cangkring Kecamatan Bandung Kulon, dan Jalan Caringin Kecamatan Babakan Ciparay.

“Operasi kali ini kami menyasar lokasi yang banyak didatangi pengunjung. Mulai dari terminal, pasar juga jalan raya yang cukup banyak dilalui masyarakat,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, Kamis 10 Desember 2020.

Dari pelanggar yang terjaring, sebanyak 21 orang membayar denda administrasi masing-masing membayar Rp50.000. Sedangkan 83 lainnya diberikan sanksi sosial.

Total denda administrasi yang dikumpulkan mencapai Rp 1.050.000,00. Sedangkan untuk sanksi sosial, jenisnya beragam, diantaranya, menggunakan rompi pelanggar, memungut sampah, menyapu lokasi operasi, push up bagi yang berbadan fit hingga membuat update di media sosial.

“Tadi ada dua orang yang usianya memang masih muda dan melek teknologi. Mereka membuat update di media sosial bahwa mereka sudah melanggar AKB. Lalu, akun Satpol PP juga di-tag,” jelas Rasdian.

SR (20), warga Pasir Koja yang menerima sanksi sosial berupa postingan instagram melanggar AKB mengaku akan lebih disiplin mengenakan masker.

“Tidak mau lagi (terjaring operasi),” katanya seraya berjanji akan terus menggunakan masker.*

Sementara itu, Kepala Seksi Edukasi dan Pencegahan Satpol PP Kota Bandung, Das’an  mengingatkan semua warga Kota Bandung wajib melaksanakan 3M dan 1T.

“Ingat selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air bersih, menjaga jarak dan tidak berkerumun,” pintanya. (*)

SUMBER: humas.bandung.go.id