Menarik, Ruwatan Gunung Manglayang Diisi Aksi Menanam Ratusan Bibit Pohon dan Festival Budaya Lokal 

  • Whatsapp
Ruwatan Gunung Manglayang
Penyerahan secara simbolis bibit pohon pucut merah dari Perhutani KPH Bandung Utara kepada LMDH Manglayang Lestari dan Al Masoem

Halobdg.com, Bandung – Bersama LMDH Manglayang Lestari, Perhutani KPH Bandung Utara menggelar upacara ruwatan (merawat) Gunung Manglayang, di wana wisata Batu Kuda kampung Cikoneng Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, Kamis (27/2/2020).

Acara yang didukung juga oleh Pemerintah Kabupaten Bandung, Komunitas Pemuda Penggerak Cikoneng dan sejumlah elemen masyarakat lainnya ini menampilkan sejumlah atraksi budaya lokal dan aksi menanam ratusan bibit pohon bersama di kawasan hutan Gunung Manglayang.

Bacaan Lainnya

Adapun bibit pohon yang ditanam adalah bibit pohon pucuk merah, mahoni uganda, eucaliptus dan puspa. Dengan jumlah sekitar 400 bibit pohon.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Komarudin mengatakan Gunung Manglayang ini mempunyai peranan penting bagi kehidupan masyarakat. Salah satunya menjaga tatanan air. Ketika musim hujan berfungsi menyerap hujan dan menyimpan cadangan air. Sedangkan saat kemarau kawasan hutan menjadi sumber mata air bagi masyarakat. Baik yang ada di kaki gunung maupun masyarakat Bandung Timur pada umumnya.

“Perhutani KPH Bandung Utara diamanahi untuk mengelola hutan seluas 20.560 hektar dengan jumlah pegawai sekitar 200 orang. Dengan jumlah tersebut tentunya tidak mudah menjaga hutan tanpa melibatkan pihak lain . Oleh sebab itu perlu dukungan segenap komponen masyarakat baik LMDH, Desa, aparat TNI dan Polri, Dinas Kehutanan, Muspika, komunitas pecinta alam, dan lainnya ,” sebutnya.

Komarudin menuturkan acara ini begitu penting karena ini bentuk kolaborasi bersama dalam menjaga lingkungan hutan dan melestarikan kearifan lokal. Sehingga, bisa tetap lestari untuk menjadi hutan sebagai warisan bagi anak cucu kelak.

Festival Budaya lokal
Festival Budaya lokal

Kepala Desa Cibiru Wetan Iyan Supriatna dalam sambutannya menuturkan kegiatan ini tentunya harus didukung dan dijaga. Sebab, ini bagian dari tumbuh kembangnya kebudayaan lokal yang ada di sini.

“Kedepan bahkan akan kami wacanakan kegiatan ini bisa masuk kedalam agenda resmi pemerintah desa Cibiru Wetan,” terangnya.

Ia juga mengajak kepada semua pihak untuk turut serta menjaga lingkungan dan kearifan lokal yang ada di wilayahnya. Dengan terjaganya lingkungan hutan tentunya banyak manfaat yang didapat bagi kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Yusuf Supriatna yang diwakili Ketua RW 01 Heri mengucapkan banyak terima kasih bagi semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif untuk kesuksesan acara ini. Menurutnya, acara ruwatan ini jangan sampai terputus. Harus menjadi rutinitas tahunan.

“Kami juga mengajak seluruh warga untuk melestarikan seni budaya juga alamnya,” paparnya.

 

 

Pos terkait