Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat Subuh untuk Mengawali Pagi Hari

  • Whatsapp
doa setelah sholat subuh
ILUSTRASI: Setelah Sholat Shubuh dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir/pixabay

HALOBDG.com – Setelah sholat Subuh dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir, selain mendapat pahala, juga salah satunya akan diampuni kesalahan meski dosanya sebesar buih di lautan.

Dalam sebuah hadist bacaan doa setelah sholat subuh adalah Allahumma innii asaluka ‘ilmaanaafi’aa. Wa rizqontoyyibaa wa amalammutaqobbalaa. Artinya: Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amal yang diterima.” (HR Ahmad, Ibnu Majah).

Bacaan Lainnya

Sebelum berdoa, sebaiknya diawali dengan dzikir dengan membaca tasbih, tahmid dan takbir.

Berikut bacaan dzikir setelah sholat Subuh

1. Astaghfirullaahal ‘azhiim alladzii laa ilaaha illaahuwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih (3X).

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia (Allah), yang Hidup dan Berdiri sendiri, dan aku bertaubat kepada Allah.

2. Allahumma Antassalaam wa minkassalaam. Tabaa rokta yaa dzaljalaali wal ikroom.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau Mahasejahtera, dan dari-Mu kesejahteraan, Maha Suci Egkau wahai Rabb pemilik keagungan dan kemuliaan.” (HR Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah.)

3. Laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariikalahu. Lahul mulku walahul hamdu wa huwa alaa kulli syaiin qodiir. Allahumma laa maa ni’a limaa a’thoita. Wa laa mu’thiya limaa mana’ta. Wa laayanfa’u dzaljaddi minkaljaddu.

Artinya: “Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau beri dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan bagi pemiliknya dari (siksa)-Mu.” (HR Al Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud).

4. Laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariikalahu. Lahul mulku walahul hamdu wa huwa alaa kulli syaiin qodiir. Laa haula walaaquwwata illaabillaah. Laa ilaaha illallah walaa na’budu illaa iyyaahu lahunni’matu walahulfadhlu. Walahutstsanaaulhasanu. Laailaaha illallahu mukhlishiina lahuddiini walau karihal kaafiruuna.

5. “Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah semata. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah. Kami tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah, dan pujian yang baik. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya. (HR Muslim, Abu Dawud, Ahmad).

6. Laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariikalahu. Lahul mulku walahul hamdu, yuhyii wayumiitu. Wahuwa ‘alaa kulli syai inqodiir.

“Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian. Dialah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi ruh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” (HR Ahmad, At Tirmidzi). (Dibaca 10 kali usai sholat Shubuh.)

7. Allaahumma a’innii ‘alaa dzikrika. Wasyukrika wahusni ‘ibaadatika.

Artinya: “Ya Allah, tolong aku agar selalu berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu.” (HR Abu Dawud, Ahmad).

8. Subhaanallaah (33 kali), Alhamdulillah (33 kali), Allaahu akbar (33 kali)
Laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariikalahu. Lahul mulku walahul hamdu, wahuwa ‘alaa kulli syai inqodiir.

Artinya: “Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian.” (HR Abu Dawud)

9. membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas, serta ayat kursi.

Setelah berdzikir kemudian dilanjutkan dengan membaca Doa Al Al Ma’tsurat yang dibaca setelah sholat shubuh

Berikut urutan bacaan doa setelah sholat shubuh

A’udzubillahis samii’il ‘aliim minasy syaithaanirrajiim

  1. Membaca Surat Al Fatihah
  2. Membaca lima ayat pertama Surat Al Baqarah
  3. Membaca ayat 255, 256, dan 257 Surat Al Baqarah
  4. Membaca ayat 284 – 286 Surat Al Baqarah
  5. Membaca Surat Al Ikhlas
  6. Membaca Surat Al-Falaq
  7. Membaca Surat An Naas

Itulah doa yang bisa diamalkan setelah sholat subuh untuk mengawali hari yang lebih baik dan bermanfaat. (*)

 

 

 

 

 

Pos terkait