Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Islam 1442 H, Diamalkan Sebelum/Sesudah Magrib

  • Whatsapp
doa akhir dan awal tahun baru islam 2020
ilustrasi: Doa Awal dan Akhir Tahun Baru Islam 1442 H (freepik)

HALObdg.com – Datangnya pergantian tahun baru Islam 1442 Hijriah merupakan salah satu momen penting bagi umat Islam.

Untuk menyambut pergantian tahun tersebut ada doa akhir tahun dan doa awal tahun baru Islam yang bisa diamalkan.

Bacaan Lainnya

Selain itu bisa juga untuk saling memberi ucapan selamat tahun baru islam 2020 dengan mengirimkannya lewat pesan WA ataupun Media sosial lainnya.

Di tahun 2020, tahun baru Islam 1442 H jatuh tepat di hari Kamis, 20 Agustus 2020. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam untuk memanjatkan doa menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah.

Komisi Fatwa MUI KH Hamdan Rasyid mengatakan doa menyambut Tahun Baru Islam yang paling utama adalah memanjatkan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan anugerah, nikmat dan karunia-Nya kepada seluruh umat manusia.

“Pada sore hari menjelang waktu Maghrib hari Rabu 19 Agustus 2020 atau 30 Zulhijah 1441 Hijriah, umat Islam disunahkan membaca doa akhir tahun penutup tahun Hijriah,” kata Hamdan seperti dikutip dari Antara.

Sedangkan untuk membaca doa awal tahun baru islam dilakukan pada malam hari sesudah masuk waktu Maghrib tanggal 1 Muharram 1412 Hijriyah.

Adapun doa awal tahun baru islam yakni dengan memohon kepada Allah SWT agar selama satu tahun mendatang dilindungi dari godaan setan, dilindungi dari hawa nafsu berbuat jahat serta memohon pertolongan kepada Allah SWT agar diberi anugerah iman yang kuat, kesehatan yang prima serta rezeki yang halal, banyak dan berkah.

Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun baru Islam, setidaknya menjadi sebuah pengharapan agar tahun berikutnya semakin baik lagi, juga sebagai sebuah harapan agar segala amal baik yang telah dilakukan sepanjang tahun sebelumnya diterima oleh Allah SWT.

Bahkan setiap menjelang pergantian tahun Islam, Rasulullah Muhammad SAW membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun baru Islam tersebut. Lewat doa tersebut, Rasulullah memohon kepada Allah SWT agar diberi ampunan atas kesalahan yang pernah terjadi.

Berikut ini doa Rasulullah SAW di akhir tahun dan awal tahun baru Islam seperti disebutkan Sayid Utsman bin Yahya dalam Maslakul Akhyar.

Doa Akhir Tahun Baru Islam 1442 H

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Arab latin: “Allahumma ma ‘amiltu min ‘amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘ala ‘uqubati, wa da’autani ilat taubati min ba’di jara’ati ‘ala ma’shiyatik. Fa inni astaghfiruka, faghfirlî wa ma ‘amiltu fiha mimma tardha, wa wa’attani ‘alaihits tsawaba, fa’as’aluka an tataqabbala minni wa la taqtha’ raja’i minka ya karim.”

Artinya: “Ya Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini termasuk yang Engkau larang sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Engkau maklumi karena kemurahanMu sementara Engkau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Engkau perintahkan untuk tobat sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakaiMu. Karenanya aku memohon ampun kepadaMu, ampunilah aku. Ya Tuhanku, aku berharap Engkau menerima perbuatanku yang Engkau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahalaMu. Janganlah pupuskan harapanku, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Doa Awal Tahun Baru Islam 1442 H

اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Arab latin: “Allahumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu’awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fihi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis su’i, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.”

Artinya: “Ya Tuhanku, Engkau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karuniaMu yang besar dan kemurahanMu yang mulia, Engkau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepadaMu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolonganMu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. KepadaMu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmatMu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Doa Rasulullah Agar Kuat Hadapi Masalah Hidup

Dilansir Liputan6, Untuk mengawali tahun baru Islam, tentu sebagai manusia ingin terhindar dari berbagai masalah atau mungkin agar mampu menghadapi masalah yang akan dihadapi di depan nanti.

Sehingga sangat perlu sebagai seorang manusia untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT ketika menghadapi masalah tersebut.

Selain doa akhir tahun dan doa awal tahun baru Islam di atas, Rasulullah sendiri telah mengajarkan doa supaya selalu diberikan kekuatan menghadapi masalah dalam hidup. Doa tersebut tercantum dalam hadist riwayat Imam Ahmad dengan bunyi:

Allahumma inni ‘abduka, ibnu ‘abdika, ibnu amatika naashiyatii biyadika, maadhi fiyya khukmuka, ‘adlun fiyya qhodhouka, asaluka bikullismi huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au anzaltuhu fi kitabika au ‘allamtahu akhadam min kholqika, awis taktsarta bihi fi ‘ilmil ghoibi ‘indaka an taj’alal quraana rabi’a qolbi, wa nura shodri, wajalaa huzni, wa dzahaaba hammi wa ghommi.

Artinya:

” Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu. (Juga) anak dari hamba-Mu, anak dari ibu (yang juga) hamba-Mu. Dalam kuasa-Mu diriku. Ketetapan-Mu telah ditetapkan padaku, Takdir-Mu lah yang Maha Adil padaku. Aku bermohon kepada-Mu dengan semua nama-Mu yang Engkau namai sendiri diri-Mu dengan nama-nama itu, atau yang Engkau turunkan nama itu di dalam kitab suci-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada salah seorang ciptaan-Mu, atau yang Engkau khususkan nama itu (tersimpan) di dalam ilmu yang tidak terlihat; agar Engkau menjadikan Alquran penyubur hati, cahaya hati, pengusir kesedihan, kegundahan dan kesulitan.”

Semoga dengan mengamalkan doa akhir tahun dan doa awal tahun baru Islam 1442 H, dapat membawa semangat dan harapan baru bagi kehidupan yang di rihoi Allah SWT. (*)

 

Pos terkait